Cara Install Debian Berbasis GUI





Cara menginstall OS Linux Debian 7,5 berbasis GUI menggunakan VMware

CARA MENGINSTALL OS LINUX DEBIAN 7,5 BERBASIS GUI MENGGUNAKAN VMWARE

1. Cari Icon VMware di desktop kita, kemudian klik kanan lalu pilih open.



2. Di tahap ini kita pilih New Virtual Machines lihat nomor 1, kemudian pilih  

typical lihat nomor 2. Kemudian pilih Next.



3. Ditahap ini jika kita ingin menginstall Linux Debian menggunakan CD/DVD 

maka kita memilih Installer disc, lihat nomor 1. Tetapi jika kita ingin 
menginstall Linux Menggunakan iso maka kita memilih installer disc
 image file (iso). Disini saya menggunakan iso, jadi saya memilih
 installer disc image file (iso), kemudian pilih Browse lihat nomor 2.
 Kemudian pilih iso DVD 1, karena installer linux debian berada di
 DVD 1 lihat nomor 3. kemudian pilih open kemudian next.



4. Dibagian Guest operating systen kita pilih Linux, karena sistem

 operasi yang saya mau install adalah linux, maka saya memilih linux
 lihat nomor 1, kemudian di Version pilih Debian tetapi karena tidak 
ada debian maka kita pilih other lihat nomor 2, kemudian pilihnext.



5. Dibagian Virtual machine name disini kita memberi nama machine 

kita disini saya memberi nama DEBIAN 7,5, lihat nomor 1. kemudian di  
location kita memberi lokasi tempat machine kita tersimpan, biasanya 
VMware suda menempatkannya secara otomatis, lihat nomor 2.
 Kemudian pilih Next.



6. Ditahap ini saya memberi besaran disc yang akan VMware 

gunakan, biasanya VMware suda membirikan discnya secara
 otomatis. kemudian pilih next.



7. Ditahap ini VMware memberi tahu mengenai informasi apa saja 

yang kita telah setting tadi/ yang akan digunakan VMware. 
kemudian pilih Finish.



8. JIka kita memilih monor 1 Install maka kita akan menginstall

 linux debian berbasi text, jika kita memilih momor 2 Grapichal
 install maka kita akan menginstall linux debian berbasi GUI 
(Graphical User Interfaces), jika kita memilih nomor 3 Advanced
 Optionsmaka kita akan diberi penjelasan mengenai installer 
boot menu, jika kita memilih nomor 4 Help maka kita akan diberi
 tahu mengenai tombol navigasi dan perintah yang dapat digunakan
 pada menu Installer debian. Disini saya memilih Install nomor 1, kemudianenter.



9. Dalam tabel dibawah adalah pemilihan bahasa select a language 

 dalam pemilihan bahasa ini, Kita menggunakan bahasa internasional 
yaitu English. Dan juga merupakan menu yang memiliki fungsi 
menentukan bahasa yang digunakan pada proses instalasi pengguna
 debian, kemudian enter.



10. Di dalam menu select your location bagian suatcountry,

 trritory or area pilih otherlalu tekan enter. Menu dibawah ini
 adalah suatu menu untuk menentukan lokasi Negara, karena 
pada tampilan menu seperti gambar di bawah ini, tidak semua 
menampilkan nama Negara, maka lebih jelasnya pilih other agar
 kita dapat memilih lokasi suatu negara yang sesuai. lalu tekan enter.



11. Karena Indonesia berada di benua Asia maka kita memilih Asia. lalu tekan enter.




12. Menu dibawah ini merupakan nama-nama negara yang berada

 di benua Asia, kemudian kita pilih Indonesia, lalu tekan enter.



13. Pada menu select your location pilih united states sebagai standarisasi bahasa yang digunakan secara umum oleh System Debian, beserta beberapa software aplikasi yang akan terinstall nantinya.




14. Pada menu select a keyboard layout merupakan menu untuk menentukan jenis keyboard yang akan digunakan pada PC /Laptop. Di Indonesia jenis keyboard yang secara umum digunakan adalah American English lalu tekan enter.




15. Pada saat konfigurasi network kita tekan cance




16. Kemudian klik Contineu.




17. Lalu kita pilih Do not configuration the network at this time 

merupakan metode yang digunakan untuk tidak melakukan Konfiguras
i Network pada proses instalasi.



18. Hostnamenya saya kasi nama tkjbisa.




19. Ditahap ini kita membuat password, isi password yang gampang anda ingat.




20. Ditahap ini kita diminta untuk mengisi ulang password kita.




21. Disini kita diminta untuk membuat user baru, yang dapat digunakan untuk login.




22. Ditahap ini klik continue.




23. Ditahap ini kita membuat password baru kita, yang nanti di gunakan pada saat




24. Ditahap ini kita diminta untuk mengisi ulang password kita




25. Pada gambar dibawah ini adalah configure the clock untuk memilih

 zona pada kota yang sedang ditempati dan karena saya berada
 di Papua jadi saya memilih papua.



26. Pada bagin partisi yang biasa digunakan adalah Manual kerena dengan

 manual kita bisa bebas memberi partisi yang akan kita gunakan, lihat nomor 2.
 Jika kita tindak ingin susah-susah membuat partisi kita bisa memilih 
Guede - use entire disk lihat nomor 1.



27. Kemudian pilih kata-kata yang dilingkari kemudian klik enter.




28. Pilih Yes jika ingin lanjut membuat partisi.




29. Kemudian kita pilih free space lihat kata-kata yang dilingkari kemudian klik enter.




30. Pilih create a new partition jika ingin membuat sebuah partisi baru, kemudian klik enter.




31. Ditahap ini kita memberi besara partisi, untuk partisi petama kita.




32. Pilih logical kemudian klik enter.




32. Pilih Begining kemudian enter.




34. Pada use as: Ext3 journaling file system klik enter.




35. Kemudian pilih swap area partisi sawa area ini berfungsi sebagai 

pembantu kinerja memory ram.



36. Pilih Done setting up the partition klik enter.




37. Pilih Free space kemudian klik enter.




38. Kemudian pilih Create a new partition kemudian klik enter




39. Ditahap ini kita memberi besaran partisi kedua kita.




40. Pilih Primary, karena partisi ini akan kita gunakan untuk penempatan

 file system linux debian. Ketika komputer pertama kali dihidupkan partisi
 paimarylan yang duluan terbaca secara otomati file system linux debian 
kita pun ikut terbaca.



41. Pilih Mount point file systemnya / atau root.




42. Kemudian pilih setting up the partition kemudian klik enter.



 

43. Kemudian pilih Finish partitioning and write changes to disk kemudian klik enter.




44. Pilih Yes kemudian enter.




45. Proses dibawah ini merupakan proses instalasai dasar untuk melanjutkan proses instalasi berikutnya. Beberapa hal yang yang dilakukan pada proses ini antara lain: instalasi Karnel (Intih System Operasi), Aplikasi pendukung karnel, aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk menginstall aplikasi selanjutnya seperti aplikasi "apt" (aptitude).




46. Pilih No pada Scan another CD or DVD kemudian enter.




47. Pilih No kemudian enter.




48. Proses yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini merupakan sebuah proses pamilihan dan instalasi perangkat lunak aplikasi, antara lain: persiapan instalasi perangkat lunak aplikasi dan lain sebagainya.




49. Pilih No 




50. Ini semua adalah kumpulan aplikasi, Jika kita pilih nomor 1 maka system operasi kita akan berbasi GUI (Grapik user interfaces),  tanda panah nomor 2 merupakan kumpulan aplikasi server, dan tanda panah nomor 3 adalah system operasi berbasi text, untuk memilihnya mengunakan spasi, disini saya memilih yang nomor 1 berbasis GUI.




51. Tunggu preses penginstalanya hingga 100%




52. Jika anda memilih Yes maka BootLoader dan MBR (Master Boot Record) akan ditentukan secaraotomatis oleh system secara aman. namun jika anda memilih No maka penentuan lokasi BootLoader dan MBR akan ditentukan oleh Anda sendiri, jika kesimpulan untuk mencegah hal-hal yang dapat membuat Anda pusing, maka pilih Yeskemudian enter.




53. Proses diatas merupakan proses konfigurasi beberapa hal yang terpenting seperti pengaturan User dan pengaturan system Waktu.




54. Ini adalah tampilan login Linux Debian 7,5 berbasi GUI.




55. Isi password yang pada saat proses instalasi kita membuatnya, kemudian tekan enter.




56. Ini adalah tampilan Linux Debian 7,5 berbasis GUI, lihat gambar dibawah ini.




No comments: